TIPS SIMPLE UNTUK MENJADI MODERATOR YANG BAIK PADA SEMINAR ATAU TALKSHOW

TIPS SIMPLE UNTUK MENJADI MODERATOR YANG BAIK PADA SEMINAR ATAU TALKSHOW

Oke guys! Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana tips-tips untuk menjadi moderator yang  baik dan benar dalam acara seminar atau talkshow. Tapi sebelumnya sangat penting dong ya? Untuk kita pahami betul apa sih tugas moderator?, seperti apa dan bagaimana peran moderator itu sendiri?. Yuk! Kita simak baik-baik penjelasan dibawah ini.
  • §  Peran Moderator

Dalam sebuah acara seminar maupun diskusi, pastinya peran moderator sangat dibutuhkan. Karena moderator inilah yang akan memandu jalannya acara atau kegiatan seminar, dan moderator ini pula yang akan menentukan sukses atau tidaknya acara tersebut. Sebenarnya, seseorang yang harus dipilih menjadi moderator adalah orang yang pandai dalam berkomunikasi, selain itu seorang moderator juga harus memlikiki jiwa energik, agar bisa memandu acara supaya tidak membosankan dan para audiance tetap semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Lantas, apa saja tugas dari moderator itu sendiri?. Berikut penjelasannya
  • §  Tugas-Tugas Moderator

1.      Mengatur jalannya kegiatan seminar atau diskusi tersebut.
2.      Membangun komunikasi (menjembatani) antara narasumber dengan peserta baik itu ketika ada tanggapan maupun tanya jawab.
3.      Harus bisa memastikan bahwa acara seminar atau diskusi tersebut berjalan dengan baik sesuai dengan rencana.
4.      Harus selalu bersifat objektif
5.      Membawa jalannya acara dengan baik, seru dan asyik, agara para peserta atau audiance tidak merasa bosan selama mengikuti kegiatan tersebut.
Kemudian, hal-hal apa saja yang  harus dipersiapkan ketika menjelang H-1?
  • §  Menyiapkan Materi Untuk Hari-H

Untuk lebih mudah kita memandu sebuah acara, tentu saja kita harus mengetahui apa saja yang akan dilakukan disetiap sesi pada acara tersebut. Untuk lebih mudah mendapatkan hal-hal sepperti itu, kita harus meminta data (Draft Acara) pada panitia, itu sebagai gambaran kita untuk mengetahui alur acara tersebut.
Satu lagi ya guys?!
Jangan lupa untuk meminta data (CV) lengkap pembicara  agar kita bisa memahami dengan mantab dan lebih siap ketika hari H. Bisa juga kita meminta CV pembicara ketika hari H, tapi apa salahnya kita minta ketika H-1? Bukankah lebih cepat lebih baik? Kan kan?.
Sebenarnya bisa juga kita tidak hanya meminta data pembicara melalui panitia, tetapi kita juga perlu pendekatan (menjalin komunikasi) dengan pembicara langsung agar kita bisa mendapatkan datanya yang lebih lengkap dan lebih akarab dengannya.
  • §  Mempersiapkan Pakaian Yang Akan Dikenakan

Untuk yang satu ini sebenarnya bisa saja kita mnyesuaikan dengan kegiatan seminar tersebut, intinya sopan dong ya?
  • §  Mempersiapkan Senjata Sebagai Moderator

Mempersiapkan senjata? Maksudnya?. Oke gini guys, mempersiapkan senjata ketika H-1 itu sangat penting, senjata bagi moderator itu seperti buku (kertas), pulpen gunanya adalah untuk membuat ringkasan terkait materi yang disampaikan oleh narasumber, kenapa? Karena setelah sesi tanya jawab berakhir, sebelum kegiatan tersebut ditutup oleh moderator, biasanya moderator menyampaikan kembali sekilas kesimpulan dari materi yang disampaikan oleh narasumber tersebut. Selain itu, fungsi dari kertas yang kita sediakan adalah untuk mengingatkan narasumber terkait batas waktu penyampaian materi.
  • §  Hal-Hal Penting Yang Harus Dilakukan Ketika Hari H

Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh moderator  ketika hari H, diantaranya adalah:
1.      Datang lebih awal (sebelum acara dimulai)
Pastinya ini sangat penting untuk dilakukan, agar kita bisa melihat dan mngetahui kondisi kegiatan dilokasi tersebut, alangkah baiknya juga kita melakukan briefing dengan para panitia yang ada agar semua hal dalam acara tersebut bisa terkoordinir.
2.      Memastikan tempat duduk pembicara (narasumber)
Untuk yang satu ini, jangan sampai tempat duduk narasumber diduduki oleh peserta yang telah datang lebih dahulu, selain itu ingatkankepada panitia ketika narasumber telah tiba dilokasi, langsung saja mempersilahkan duduk di kursi yang telah disediakan tadi.
3.      Memperkenalkan diri kepada pembicara
Setelah pembicara menduduki kursinya, biarkan dia duduk dulu sebentar yaa kira-kira tiga menitan lah, kemudian setelah itu dekati pembicara tersebut dan perkenalkan diri anda katakan bahwa anda adalah moderator yang akan memandu acara selama pembicara menyampaikan materinya, intinya bangun komunikasi dengan pembicara tersebut.
4.      Meminta narasumber untuk mengisi CV (Curriculum vitae)
Namun jika anda sudah meminta CV pembicara sebelumnya, ketika H-1 misalnya? bisa saja anda tidak perlu memintanya kembali.
  • §  Memasuki Acara Seminar

Saat pembukaan acara dimulai disana biasanya yang memegang kendali adalah MC, jadi kita hanya perlu duduk dan menunggu MC untuk memanggil kita untuk memandu sesi selanjutya. Setelah MC sudah memanggil kita, maka kita sudah bisa mulai menjalankan tugas selaku moderator.
1.      Pada sesi pertama
Seperti biasanya, pada bagian ini anda mengucapkan salam dan memperkenalkan diri secara singkat, agara para audiance bisa mengetahui sekilas tentang anda, kemudian memberikan kalimat pengantar atau sekilar latar belakang tentang materi yang akan disampaikan oleh narasumber, kemudian setelah itu anda bisa langsung mempersilahkan narasumber untuk kedepan dan memulai materinya, ingat satu  hal yang sangat penting bagi anda selaku moderator, jangan sekali-kali anda menundukkan pandangan selama anda berbicara didepan audiance,  Karena hal itu akan menandakan bahwa anda tidak percaya diri.
2.      Pada sesi kedua dan seterusnya
Untuk sesi yang kedua ini, apabila masih ada narasumber (pembicara)  yang akan menyampaikan materinya, langsung saja anda persilahkan untuk kedepan dan menyampaikan meterinya, intinya anda hanya tinggal melakukan dengan hal yang sama seperti sebelumnya.
3.      Memasuki sesi tanya jawab (diskusi)
Ketika kita sudah memasuki sesi ini, ada beberapa hal yang harus kita lakukan, seperti:
a.       Menyampaikan aturan dalam sesi tanya jawab tersebut, misalnya terkait batas dan waktu pertanyaan yang akan disampaikan.
b.      Membantu peserta yang merasa kesulitan untuk merumuskan masalah yang akan diajukan.
c.       Anda juga berhak memotong atau meringkas pertanyaan yang mungkin anda anggap itu sangat bertele-tele.
d.      Anda juga harus bisa menghidupkan suasana agar bisa menarik peserta agar antusias untuk mengajukan pertanyaannya.
4.      Sesi penutupan
Pada sesi penutupan atau terakhir ini, biasanya anda harus menyampaikan kembali (menyimpulkan) materi yang telah disampaikan dari narasumber tadi, jangan lupa anda sampaikan ucapan terimakasih kepada narasumber dan audiance yang telah mengikuti kegiatan tersebut dengan baik.
Gimana ? mudah bukan? Ya iya dong apalagi anda yang sudah terbiasa berbicara didepan orang banyak, saya yakin ngga bakalan merasa kesulitan deh ketika anda ditunjuk sebagai moderator. Intinya kita ingin mencoba, dan Become a smart moderator dong ya?
Thanks guys! Semoga bermanfaat.



Comments

Popular posts from this blog

Aku Memang Tak Bisa Merubah Kenyataan